Tampilkan postingan dengan label Maret 2020. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Maret 2020. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 April 2020

Ceramah Master Chin Kung 5 Maret 2020


Ceramah Master Chin Kung 5 Maret 2020
Judul : Fakta dari Kelahiran dan Kematian
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan

Buddha Dharma dan leluhur mengajarkan pada kita untuk mengembangkan hati yang setia, bakti, mulia dan kasih, baik dalam memperlakukan orang lain, menangani urusan, memperlakukan makhluk hidup dan benda mati, juga mesti mengembangkan sebutir hati yang murni bajik, takkan ada niat terselubung demi kepentingan pribadi, ini merupakan syarat yang paling dasar untuk menjadi manusia yang seutuhnya.

Mengembangkan etika moral diri sendiri, hal ini lebih penting dari segalanya. Kita mesti memiliki sikap yang setia dan bertanggung jawab, inilah yang disebut di dalam ajaran Konfusius sebagai insan mulia, di dalam Buddha Dharma disebut sebagai Kalyanamitra Agung.

Baik di dalam duniawi maupun non duniawi, juga dapat menjadi teladan bagi setiap insan.

Sesungguhnya kelahiran dan kematian itu tidak ada, hanya saja kita yang masih awam ini tidak mengetahuinya, andaikata anda memiliki Mata Dewa (mata yang dapat melihat tanpa rintangan), anda melihat di tempat ini dia menampilkan kematian, tetapi di sana dia menampilkan kelahiran.

Jadi sesungguhnya dia itu lahir atau mati? Tidak ada, semuanya adalah sama, yakni dorongan kekuatan karma. Maka itu penuh dengan kebahagiaan Dharma.

Kita hanya melihat pada satu sudut di sini saja, tidak melihat keseluruhannya. Andaikata kita dapat melihat secara menyeluruh, barulah menyadari.....Oh, ternyata begini ya kenyataannya.

Makanya di sini anda menangis sampai begitu memilukan sekali, sedangkan di sana orang lain sedang bersukacita menyambut kelahiran, sungguh menakjubkan.

Yang paling penting adalah selama hidup di dunia ini, Konfusius telah memberikan teladan di Negeri Tirai Bambu; Bodhisattva Avalokitesvara dan Bodhisattva Mahasthamaprapta telah memberikan teladan di dunia ini. Maka itu seluruh siswa Buddha hendaknya meneladani para Buddha dan Bodhisattva, meneladani insan suci dan bijak, barulah takkan melangkah di jalan yang salah.



生與死的真相 | 餐後開示 | 2020/3/5 | 台南極樂寺

我們佛法、老祖宗都講忠孝仁愛我們存這個心對人對事對物存心純善沒有私心這是做人基本的條件。培養自己的德行,這比什麼都重要。我們能夠盡忠、能夠盡職,就是儒家講的賢人君子,佛法講的大善知識。

在世間要做世間人的好榜樣出世間要做一個出世間的好榜樣。沒有生死我們凡夫不知道你要是有天眼你看到他這個地方示現的死那個地方示現的生。到底是生還是死?沒有,業力感召,統統是一樣。所以法喜充滿,要不然怎麼能法喜充滿?我們只看到我們這一個小角落,沒有看到全體,看到全體,啊!原來如此。所以你這邊是悲哀、弔喪,那一邊是歡喜,又來了。微妙不可言。

最重要的孔子在中國做榜樣觀音、勢至在出世間做榜樣。佛菩薩、祖宗的子弟要學佛、要學儒,絕對不會錯。


Kamis, 16 April 2020

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 29 Maret 2020


Tanya :
Guru, ada sebagian praktisi yang setelah membaca ceramah Guru Sesepuh, menggalakkan melafal “Namo Amituofo”, jadi sebenarnya melafal nama Buddha itu, sebaiknya melafal “Namo Amituofo” atau “Amituofo” saja?

Master Chin Kung menjawab :
Jika melekat maka tidak perlu lagi memperdebatkan persoalan ini! Mau melafal “Amituofo” juga tidak boleh, mau melafal “Namo Amituofo” juga tidak boleh, jadi lebih baik tidak usah melafal saja, hati pun jadi bersih dan suci.

Anda sesungguhnya adalah Buddha, coba renungkan benar atau tidak? Kalau masih membeda-bedakan entah mau melafal empat kata (Amituofo) atau enam kata (Namo Amituofo), hati pun jadi kalut.

Hati yang suci, tidak timbul sebersit pun niat pikiran, begini barulah disebut sebagai melafal Amituofo. Jadi janganlah gara-gara membeda-bedakan empat kata (Amituofo) dan enam kata (Namo Amituofo), akhirnya jadi berantem, apa jadinya nanti!

Hendaknya saling memuji dan saling memotivasi, bukankah begini lebih bagus, apapun terasa baik dan bagus, asalkan di dalam hatimu ada Buddha. Kalau masih hobi membeda-bedakan empat kata (Amituofo) dan enam kata (Namo Amituofo), manalah bagus, masih punya hati perbedaan.

Yang paling ditakutkan adalah pikiran yang tidak terfokus, masih hobi membeda-bedakan dan melekat. Jadi dalam melafal Amituofo itu, baik empat kata (Amituofo) maupun enam kata (Namo Amituofo) adalah sama, yang penting hati yang suci.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 29 Maret 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


師父,有同修看到祖師的開示,有些是提倡念六字佛號,所以念佛是要念四字還是念六字?
老法師
如果執著,就不必爭這些了!念四字也不好,念六字也不好,不念最好,心地乾淨。不念的時候,本來就是佛,你想對不對?你還分別這個佛、那個佛;那個佛,把(你)擾亂了。心地清淨,一個雜念不生,那是真的念佛;念是佛,不念也是佛。不要因為念四字、六字打起架來,就不好看了!都讚歎、都獎勵,都好,只要你心裡是佛。你有六字佛、有四字佛,不好了,分別。最忌諱夾雜、分別、執著。 念佛,不管念幾個字,心地清淨。

文摘恭錄 法音宣流(第八集)  2020⁄3⁄29  台南極樂寺



 

 

Bagaimana cara untuk menghapus perbedaan, kemelekatan dan sikap berseteru? Hanya menyisakan sepatah Amituofo, dilafal berkesinambungan tak terputus, cobalah menerapkannya.

Memfokuskan diri pada satu Pintu Dharma sangatlah penting, oleh karena dengan memfokuskan diri pada satu metode, takkan ada banyak keraguan dan pertanyaan yang  mengganggu di pikiran, barulah dapat memasuki kondisi batin. Sebaliknya jika belajar beraneka ragam, alhasil jadi kebingungan dan muncul banyak pertanyaan.

Melafal Amituofo hingga niat pikiran apapun tidak ada lagi, hanya ada lafalan Amituofo saja, tidak ada lagi niat pikiran kedua, hati perbedaan dan kemelekatan juga tidak ada lagi, sebersit niat pikiran pun tidak timbul, bagus!

Orang awam memiliki kekotoran batin dan tabiat yang sangat banyak, yang paling penting adalah melafal Amituofo hingga dapat mengenyahkan segala kekotoran batin dan tabiat ini. Melihat segala sesuatu juga adalah Amituofo.

Saat berusia lanjut yang paling penting adalah memfokuskan diri pada satu rupang Buddha saja. Harus memiliki ketetapan hati pada “SATU” saja, jangan lagi timbul khayalan, perbedaan dan kemelekatan.

Menyadari bahwa sisa waktu bagi diri sendiri juga sudah tidak banyak lagi, makanya berguru itu juga “SATU” saja sudah cukup. Contohnya jika saya meneladani Master Yin Guang, maka sepanjang hayatku cuma fokus pada seorang teladan saja; contoh lainnya jika saya meneladani Master Ouyi, maka sepanjang hayatku cuma fokus pada seorang teladan saja.

Pilih seorang Guru yang dirasakan cocok dengan diri sendiri, lalu memfokuskan diri pada satu Pintu Dharma dan mendalaminya. Cukup pilih seorang Guru saja, dengan demikian barulah mudah memasuki kondisi batin.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 29 Maret 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


如何把分別、執著、鬥爭念掉?只剩一句阿彌陀佛,一直念下去,試試看。 一門深入最重要,萬法歸一。一門深入,沒有干擾、沒有疑問,這就入境界了;還有很多問題,你還沒入門。念到什麼念頭都沒有了,只有阿彌陀佛,那是真佛。念(到)最後,這一句阿彌陀佛,沒有第二念,念山河大地、萬事萬法也都是佛。分別執著心完全沒有了,眾生就是佛,佛就是眾生。契入這個境界,一念不生,好!我們凡夫煩惱習氣很多,最重要的,把這些煩惱習氣念掉,找不到了,沒有了,這個重要。眼見耳聞,一片山河大地,統統是阿彌陀佛。原來山河大地就是阿彌陀佛,捨阿彌陀佛還去找阿彌陀佛,到哪去找去?是非人我也是佛,無有一法不是佛,法法都是佛,真佛,入佛境界,自己跟佛、阿彌陀佛融合成一體。 晚年最重要的,找一個做依靠,用一個佛像可以,用祖師也可以。定於一,不再有妄想、不再有執著,這就對了!我們自己知道時間不多,跟一個。我學印光大師,我就跟他一個;我學蕅益大師,我也就跟一個。選定一個跟自己興趣相同,一門深入。一個老師,行,容易入境界

文摘恭錄 法音宣流(第八集)  2020⁄3⁄29  台南極樂寺

Selasa, 14 April 2020

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 27 Maret 2020


Tanya :
Mohon wejangan Guru, apa metode pelatihan diri terbaik buat kaum intelek?

Master Chin Kung menjawab :
Melafal Amituofo, bernamaskara pada Buddha, membaca Sutra, jika lingkungannya memungkinkan, yang paling baik adalah setiap hari memiliki jadwal kebaktian yang tetap, tiap hari tidak pernah absen.

Di rumah sendiri ada ruang kebaktian kecil, tiap hari boleh melakukan namaskara pada Buddha, namaskara juga termasuk olahraga. Harus memiliki jadwal yang tetap, contohnya sehari melakukan namaskara sebanyak 100 kali atau 200 kali, tentukan saja sendiri. Harus serius, tiap hari tidak pernah terputus, menyelesaikan kebaktian sendiri.

Melakukan namaskara kepada Buddha dapat digabungkan dengan melafal Amituofo. Dari melakukan namaskara sebanyak satu kali, secara bertahap ditambah hingga mencapai 200 kali. Minimal juga harus melakukan namaskara sebanyak 100 kali, tiap hari dilakukan secara rutin. Inilah yang merupakan pintu pengamalan.

Pintu teori adalah membaca Sutra. Setiap hari menghafal Sutra Usia Tanpa Batas, Bab 6 Mengikrarkan Tekad Agung. Saat permulaan masih menggunakan buku Sutra, tiap hari dibaca hingga akhirnya sudah hafal di luar kepala, tidak perlu menggunakan buku Sutra lagi. Tiap hari menghafal Bab 6 Mengikrarkan Tekad Agung, hingga akhir hayat.

Memohon pada Buddha supaya memberkati agar diri sendiri senantiasa sehat. Tanpa tubuh yang sehat, anda tidak sanggup melakukan namaskara, maka itu tubuh yang sehat merupakan faktor yang sangat penting. Tekad ini mesti dibangkitkan, pasti dapat diwujudkan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 27 Maret 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


請問師父上人,對知識分子而言,最好的修行方式是什麼呢(念佛、拜佛、讀經等等)?
老法師
念佛、拜佛、讀經,如果有這個環境,最好每天定入功課,天天不缺。自己家裡有個佛堂,拜佛好,拜佛也是一個運動。要定功課出來,每天拜一百拜、拜兩百拜,自己跟自己規定;要認真,日日不斷,把自己的功課做完。解行並重,行門是拜佛、是念佛,跟念佛可以合起來做。一天拜兩百拜,慢慢就增加。至少要拜一百拜,這一年一天不缺,行門。 解門,讀經,佛的經典。讀經目的在背誦。開始的時候用經本,熟了以後不用經本。經本背了,每一天背四十八品,一直到還有壽命,也就是到嚥氣那一天為止。跟佛定個約,請佛給我一個健康的身體。沒有健康身體你不能拜,所以健康的身體很重要。這個願你要發,確確實實可以做到的。

文摘恭錄 法音宣流(第七集) | 2020/3/27 | 台南極樂寺





 

Diantara rekan praktisi kita yang melatih Pintu Dharma Tanah Suci, ada yang mengalami kemajuan, saya melihatnya jadi sangat bersukacita.

Membaca Sutra itu harus memiliki ketetapan hati. Baik melafal Amituofo, melakukan namaskara, membaca Sutra, hendaknya dilakukan secara rutin dan tidak terputus, setiap hari terjalin dengan Buddha dan Bodhisattva. Serupa dengan kita sekarang ini, berkumpul dan berada bersama di Vihara Jile Si ini. 

Venerable Wudao dan Venerable Wuxing, merupakan sosok praktisi yang sulit ditemukan. Sepanjang hayat hanya mengandalkan seorang Kalyanamitra saja, jika kalian bertanya padaku, maka saya akan mengenalkannya pada kalian.

Selain itu saya berharap para Kalyanamitra ini juga dapat menampilkan teladan, seperti yang saya sebutkan tadi, membaca Sutra, melafal Amituofo, bernamaskara pada Buddha, tiap hari dilakukan secara rutin tak terputus.

Kita menasehati orang lain melafal Amituofo, tetapi diri sendiri malah tidak melafal Amituofo, mana mungkin dia mau percaya pada ucapanmu; jadi kita harus menampilkan teladan, barulah dia mau percaya dan melakukannya secara rutin.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 27 Maret 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan

我們同學當中有修這個法門,修得很有成就,我看到很歡喜。 讀經好,要有恆。選擇淨土三經,或者《往生論》,以五經一論做為教材,把它念熟,念到能背誦。念佛、拜佛、讀經決定不中斷,每天跟佛菩薩交卷。大家在一塊,像我們都住在極樂寺。 悟道、悟行都是很難得的修行人。依止一位善知識,可以選擇;你們要來問我,我給你介紹。尤其我希望這些善知識做出標準來,標準是我剛才講的,讀經、念佛、拜佛每天不中斷,一年到頭不中斷。我們自己勸人念佛,自己要不念佛,他不相信;我們自己要做出榜樣,他就相信,而且他也肯繼續做。我不是騙你,我也要做榜樣,我所說的最低的榜樣,讀誦分量最少的榜樣;大家工作、法務很忙,也要照顧。 大家還要給全球淨宗也要做出行門的榜樣。我們自己不做,別人不肯做。行門是在日常生活當中,給大家做個樣子。

文摘恭錄 法音宣流(第七集) | 2020/3/27 | 台南極樂寺





 

Masa kini, setiap insan menghadapi kehidupan yang penuh kesibukan, maka itu jadwal kebaktian boleh ditentukan sendiri, saat permulaan 30 menit dulu, lalu secara perlahan boleh  ditingkatkan menjadi 50 menit, jika masih memiliki kelebihan waktu senggang, boleh ditingkatkan hingga kisaran 1-3 jam.

Tidak perlu terikat, fleksibel saja, atur sendiri waktu untuk membaca Sutra, waktu untuk melafal Amituofo, yang penting diri sendiri merasa nyaman, sehingga jadwal kebaktian dapat dijalankan secara rutin dan tidak terputus.

Saat melakukan kebaktian, hendaknya melepaskan segala kemelekatan, jika tidak melepaskan kemelekatan maka ini merupakan rintangan, menghalangi upayamu terlahir ke Alam Sukhavati; asalkan anda bersedia melepaskan kemelekatan, maka masalah pun teratasi.

Keberhasilan dan kegagalan terletak pada ketetapan hati sendiri. “Merupakan kesempatan yang sulit diperoleh untuk terlahir jadi manusia, juga merupakan kesempatan yang sulit diperoleh untuk dapat mendengar Buddha Dharma”, semoga praktisi sekalian menghargainya.

Kesempatan ini telah kita peroleh, maka itu pada satu masa kehidupan ini mesti terlahir ke Tanah Suci Sukhavati, tidak menyia-nyiakan kelahiran kali ini, menggenggam erat kesempatan ini, baik berjalan, berdiri, duduk maupun berbaring tak terpisahkan dari melafal Amituofo.

Pembahasan kita sampai di sini dulu, semoga ini merupakan langkah awal yang bagus, persamuan melafal Amituofo kita ini dapat berlangsung selama-lamanya.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 27 Maret 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan
 

現在大家都繁忙,功課五十分鐘、三十分鐘做完;還有時間,你可以把每天的時間平均延長,一個半小時延長到兩個小時、延長到三個小時。不必拘束,活活潑潑的,或是延長讀誦,或是延長念佛次數,每天念佛次數增加,讓自己的功課常續不斷。 這個世間該放下的統統要放下,不放下就是障礙,障礙你往生極樂世界;你肯放下,問題就解決。成敗不在外緣,在自己決心、恆心。人身難得,佛法難聞,希望同學們珍惜。這次的緣分我們遇到了,這一生決定要往生淨土,不辜負這一生,不辜負這一世,這一生真的抓到,行住坐臥不離彌陀。 今天我們就談到此地,希望這是一個好的開端,永遠能夠續下去,我們這個小念佛會永遠存在

文摘恭錄 法音宣流(第七集) | 2020/3/27 | 台南極樂寺