Senin, 04 Mei 2020

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 April 2020


Budaya warisan leluhur Tionghoa dapat menyelamatkan bencana di Bumi. Cobalah amati dengan seksama benih sebab bencana, buah akibat bencana, pasti dapat menyadarinya.  

Apa yang dimaksud dengan budaya Tionghoa? Berbakti pada Ayahbunda dan menghormati guru. Terhadap kedua hal ini kita sangat kabur, sehingga mendorong anak-anak tidak menghormati Ayahbunda, tidak menghormati guru, inilah yang mengundang datangnya bencana.

Dari cara orang meraup keuntungan, juga dapat dilihat dengan jelas, demi meraup keuntungan, cara apapun dihalalkan, apa tidak celaka!

Ada orang yang bertanya padaku : “Apakah Anda takut pada kematian?”. Saya menjawab : “Saya tidak takut mati. Pada akhirnya manusia juga akan mati, manusia pasti memiliki hari terakhirnya, takut pun tidak ada gunanya.”

Tetapi mati pun harus serupa dengan seorang praktisi, jangan mati dalam kebingungan. Seorang praktisi sangat jelas, mengapa manusia bisa mati, bagaimana terjadinya kematian.

Jadi matinya secara jelas, setelah mati harus ke mana, juga harus tahu kapan baru boleh datang kembali (setelah bertatap muka dengan Buddha Amitabha baru boleh datang kembali).

Mengapa demikian? Manusia menciptakan karma buruk, kebingungan dan sesat, setelah dia bangun dan sadar, maka masalah pun selesai, dia jadi tercerahkan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 April 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan
  

中國傳統文化能夠拯救地球災難。你細心的觀察災難的因、災難的果會體會到。中國文化是什麼?孝親尊師。我們對於孝親尊師很模糊。這種鼓勵小孩不敬父母、不敬老師,這是在破壞;破壞,我們只曉得後頭一定有災難的果跟著會來。我不知道果是什麼?這種謀利的手段看出來了,可以說為了賺錢,可以不計任何手段,這還得了!什麼教也沒辦法,教也崩潰。教你什麼?不敬神,不敬神聖、神聖的子弟、傳遞神聖的人。現在完全看到了,看到因、看到果。

有人問我「你怕不怕死」我說「我不怕死。人最後就是死,人一定有最後的一天,怕也沒用。」要死就像修行人一樣,不糊塗死。眾生的死,糊裡糊塗的死;聖賢傳承的人,為什麼死、怎麼死,很清楚。明明白白的死,死了以後曉得到哪裡去,曉得什麼時候再來。為什麼?是人造罪業,迷惑顛倒;醒過來,這個問題解決了,他也覺悟了,他自己也知道。

文摘恭錄 法音宣流第十三集 | 2020/4/12  台南極樂寺




 

Para Suciwan datang ke dunia ini guna menuntun manusia kembali ke jalan yang benar, ingatlah bahwa hanya dengan kembali ke jalan yang benar barulah merupakan jalan kehidupan. Demikian pula dengan budaya dan peradaban manusia juga merupakan jalan kehidupan.

Insan yang hatinya suci dapat melihat dengan sangat jelas, juga dapat menyampaikannya dengan sangat jelas. Para Suciwan ini telah lahir ke dunia, meskipun masih merupakan anak-anak, cobalah dengar kata-kata yang diucapkannya, tidak serupa dengan perkataan anak kecil, berangsur-angsur pulih dari situasi tanpa harapan.

Terhadap jalan kembali ke arah yang benar, kita memberi pujian, terhadap jalan ke arah kesesatan, kita mesti menjauhinya, menuntun para makhluk keluar dari jalan sesat dan egois.

Kini akar dari kesesatan meskipun sangat mendalam, namun dunia masih bisa diselamatkan. Bagaimana cara menyelamatkannya? Yakni menggali kembali pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral yang diwariskan oleh insan zaman dulu.

Menggali kembali bukanlah buat diceramahkan, kalau cuma ceramah tidak ada gunanya, orang lain takkan percaya, tapi diamalkan, diwujudkan dengan pengamalan nyata, setelah orang lain melihatnya barulah dia mau percaya.

Asalkan kita bersedia melakukannya, pasti ada manfaat baiknya, sebaliknya jika tidak bersedia melakukannya, pasti mengundang datangnya bencana.

Dia tidak mau mengamalkannya, kita yang mengamalkannya, bagaimana caranya? Berbakti pada Ayahbunda, menghormati guru dan senior. Asalkan kita melakukannya maka pasti ada yang tergugah, hari demi hari semakin banyak contoh teladan yang baik, berangsur-angsur Bumi pun terselamatkan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 April 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


各個宗教這些明瞭的人又來了他知道來幹什麼帶領一班人回頭。記住,只有回頭是生路。文化要起生路,文明也有生路,縱然人不多,它是一股清流,是一條生路。心地清淨的人,看得清清楚楚、說得明明白白。這些人出世了,來了,雖是小孩,你聽他說這些話,說這些話不像小孩話,這個就是起死回生開始了。我們對於回頭的路讚歎,對於迷惑那條路遠離,把眾生從迷惑顛倒、自私自利帶出來。

現在迷惑的根雖然很深,可以救。怎麼救法?把古人仁義道德找出來就行。找出來不是講,講了沒用,不相信,做出來給他們看。我們都肯這樣做,做一定有好處,不做一定有災難,他就會做。我們帶頭做,他不做我們做。做什麼?孝養父母、奉事師長。遇到有這個緣分就帶頭,榜樣一天天多起來,慢慢有救。

文摘恭錄 法音宣流第十三集 | 2020/4/12  台南極樂寺




 

Hanya dengan pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral yang dapat menyelamatkan masyarakat dunia dan mengurai bencana. Barulah kemudian membantu masyarakat luar negeri, sekarang masyarakat di luar negeri mulai merasakan manfaat dari pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral tersebut.

Semua orang dapat berbakti pada Ayahbunda dan menghormati guru, lalu menyelenggarakan sarana pendidikan, membangun sekolah dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah, bahkan hingga Universitas. Dengan pendidikan budaya warisan leluhur Tionghoa guna menyelamatkan masyarakat, menyelamatkan negara, dunia berangsur-angsur melangkah menuju pada kestabilitas dan kedamaian.

Dapat tercerahkan, dapat bertobat dan kembali ke jalan yang benar, inilah cara untuk menyelamatkan dunia dan mengurai bencana, selain jalan ini takkan ada lagi jalan kedua.

Hendaknya giat mewujudkannya, jangan takut ditertawakan orang lain, juga jangan takut dikritik orang lain, wujudkan sebuah prestasi dan pencapaian, maka dia takkan berani banyak omong lagi.

Semakin banyak insan yang dapat tercerahkan, maka semakin sedikit pula orang yang tersesat, dunia ini memiliki harapan untuk terselamatkan, kita mesti menampilkan lebih banyak teladan tercerahkan.

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 12 April 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


叫他相信只有孝親尊師、倫理道德能救社會、能化解災難。再幫助外國人,現在外國人深深感覺到倫理道德肯定有價值。大家都孝親、大家都尊師,然後再辦學,辦一條龍的學校。一條龍的這個學校,看到了讚歎,歡喜接受,再往上辦中學,再辦大學。用中國傳統文化救社會、救國家,世界慢慢走向安定。

能夠覺悟、能夠懺悔、能夠回頭這就是救世界、這就是救災難除這條路之外沒有第二條路好走。努力做,不怕人笑、不怕人批評,做出成績了,他就沒話說了。多幾個覺悟的人,少幾個迷惑的人,就有救了,我們要多做幾個覺悟的模範。

文摘恭錄 法音宣流第十三集 | 2020/4/12  台南極樂寺

Minggu, 03 Mei 2020

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 11 April 2020


Sembahyang Leluhur, bukanlah hanya dengan persembahan beberapa mangkok sayuran telah dianggap sebagai ungkapan rasa hormat, tetapi yang paling penting adalah pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral harus ditingkatkan secara drastis.

Bagaimana caranya supaya dapat segera menemukan kembali hati dan tindakan yang berbakti pada Ayahbunda dan menghormati guru. Apabila niat hati yang berbakti pada Ayahbunda dan menghormati guru itu sudah hilang, maka ini merupakan sikap yang sungguh tidak menghormati Leluhur, ini merupakan penyebab sesungguhnya dari terjadinya bencana.

Bagaimana sikap kita yang seharusnya dalam menghormati Leluhur? Apabila sedikit ketulusan pun tidak ada sama sekali, maka ini sungguh durhaka.

Jarak antara era kehidupan Leluhur dengan kita, tidaklah terpisah begitu jauh, namun kita malah melupakannya, melihat hal ini, hati Leluhur jadi dingin, sangat bersedih.

Terhadap ajaran Leluhur, kita tidak mengamalkannya, harapan Leluhur pada diri kita, kita juga tidak mewujudkannya. Maka itu kita harus giat berusaha mencari kembali ajaran Leluhur.

Kami menyusun sebuah buku yang berjudul “Sheng Xue Gen Zhi Gen (sebuah buku yang di dalamnya terdapat kumpulan klasik, antara lain Di Zi Gui, Klasik Tiga Aksara dan sebagainya)”.

Bagaimana cara belajarnya? Setiap hari minimal harus dibaca satu kali, harus melakukan sujud sebanyak tiga kali. Serupa dengan Leluhur berada di hadapan kita, tiap hari bersujud sebanyak tiga kali, mengulangi belajar ajaran Leluhur sebanyak tiga kali.

Mengerahkan segenap daya upaya guna memulihkan pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral, inilah bentuk ungkapan bakti pada Leluhur.

Mesti berbakti pada Leluhur, yakni dengan mengamalkan ajaran. Para putra-putri Tionghoa, kita harus membangkitkan niat mulia guna memulihkan pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral, hal ini lebih penting daripada bersujud pada Leluhur di Memorial Hall!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 11 April 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


祭祖不是那幾盤菜就是恭敬是一片恭敬心幾盤菜是代表。這個警告的意義我們要能體會到。老祖宗、古聖先賢對於那幾盤菜多少、好壞,我覺得我們的祖先很慈悲,差一點不再責怪;最重要的,倫理道德大幅度的降溫,怎麼樣把孝親尊師這種心行趕緊找回來。孝親尊師的心念沒有了,這才是真正對老師、對祖先的大不敬,這是災難真正的原因。

我們用什麼心、用什麼禮、用什麼態度面對祖宗?這比表面更重要。一點真誠、誠意都沒有了,這大不孝,這是祖宗最不願意看到的。祖宗距離我們不算太遠,忘掉了,我想祖宗看到很寒心、很難過。能不能怪祖宗?不能怪祖宗。為什麼?我們對祖宗的教誨沒做到,祖宗對我們的期望沒做到。過失,固然古人有過失,我們這一代的人過失更大,丟掉的距離更遠,祖宗看到了心裡難過。

我們要努力、要奮發把老祖宗的教訓找回來。我們給兒童編了一套書,《聖學根之根》,編了一個小冊子,冊子編出來了,有沒有去讀它?有沒有每天把它念一遍?怎麼學法?每天至少要念一遍,要拜三拜。念得熟,行,天天要照行,心裡頭有尊敬老祖宗,跟老祖宗感應道交。祭神如神在,這個神是祖宗,不是別的神。如同祖宗在面前,每天拜三拜,把老祖宗的教訓練習三遍。

盡一切可能恢復教育古老的私塾教育裡面內容倫常道德這就是孝祖宗。要孝,孝是效法;要順,順是要依教奉行。中華兒女,我們發心把它恢復起來,這個比堂廟裡面叩拜祖先更重要!所以我們多想想。

文摘恭錄 法音宣流第十二集 | 2020/4/11  台南極樂寺




Jumat, 01 Mei 2020

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 7 April 2020 (Bgn 2)


Praktisi bertanya : 
“Apakah praktisi pelafal Amituofo juga mesti menanam akar pendidikan kesusilaan?”

Master Chin Kung menjawab :
Apa saja juga harus memiliki akar. Cobalah lihat di kebun sayur, semua tumbuhan juga memiliki akar, tanpa akar tidak dapat tumbuh berkembang. Harus menanam akar, pendidikan dasar sangatlah penting.

Sekolah Dasar Hongming, di dalamnya terdapat beberapa praktisi sejati yang menampilkan teladan buat diperlihatkan kepada masyarakat. Apa yang dimaksud dengan pendidikan kesusilaan? Apa yang dimaksud dengan menanam akar pendidikan kesusilaan? Mengapa harus menanam akar pendidikan kesusilaan?

Hanya Vihara yang menerapkan akar pendidikan kesusilaan, barulah dapat menghasilkan insan berbakat yang bajik, dari sinilah dapat tampak hasilnya, dapat membangkitkan keyakinan hati.  

Jika tidak menampilkan teladan yang baik, maka tidak ada orang yang percaya. Makanya saya memiliki kesempatan untuk membentuk sebuah organisasi kecil, lalu mengundang mereka datang berkunjung dan setelah menyaksikannya, ternyata benar tidaklah sama.

Menanam akar, adalah mengambil tanaman sayuran di kebun sayur sebagai perumpamaan. Bodhisattva menanam akar Bodhisattva, Buddha menanam akar pencapaian KeBuddhaan; tergantung dirimu hendak menanam akar yang mana satu, anda berharap apa hasil pencapaiannya. Akar adalah tujuan.

Akar pendidikan kesusilaan, sekarang Vihara yang melafal Amituofo sedang mengamalkannya, saya sangat senang melihatnya. Insan yang belajar Ajaran Buddha, yang paling penting adalah menanam akar. Di dalam Vihara pelafalan Amituofo, para praktisi sedang menanam akar, di mana saja dan kapan saja juga sedang menanam akar.

Apabila anda berkenan berkunjung dan menyaksikannya secara langsung, kami memiliki beberapa Vihara yang telah berhasil mewujudkannya, anda boleh datang mengunjunginya.

Melakukan perbandingan secara seksama, pendidikan mana yang dapat membuatmu tergugah, orang-orang bagaimana yang butuh menanam akar, lalu melihat kembali pada diri sendiri, apakah saya sendiri juga butuh menanam akar?

Setelah menanam akar, maka menuruti akar tersebut guna melatih diri, akar tersebut adalah Sepuluh Kebajikan, pendidikan kesusilaan dan pendidikan etika moral, kita mengikuti arahan guru dengan bersungguh-sungguh, mengikuti bimbingan dari insan suci dan bijak zaman dulu guna melatih diri.

Waktu berlalu dengan sangat cepat, saya sangat senang berdiskusi dengan praktisi sekalian, menyampaikan pengalaman hidupku. Sekarang saya masih mendalami akar pendidikan kesusilaan, menanam akar itu betapa pentingnya, saya juga menasehati orang lain supaya menanam akar, terima kasih praktisi sekalian!

Kutipan Ceramah Master Chin Kung 7 April 2020
Bertempat di : Vihara Jile Si, Tainan, Taiwan


同修請示):「念佛道場修行的人是不是需要扎根

什麼都需要扎根。你到菜園去看一看,看看蔬菜的生長是不是正常,扎根的一定正常,沒有扎根的它不正常。植物根重要,沒有根它不能生長。要扎根,基礎的教育很重要。

弘明一條龍的小學那裡面有些真正的菩薩做榜樣給社會大眾人士參觀。什麼叫教育?什麼是扎根教育?為什麼要做扎根教育?只有扎根的道場,才能成就各行各類的善心人士,或者我們說善心人才,在那能看到效果,能發起信心。不做榜樣,沒人相信。所以我有機會、有緣分組一個小團,請他們參觀,參觀完了之後,果然不一樣。

扎根是舉起菜園裡面種菜的做比喻。菩薩要扎根扎菩薩的根佛陀扎成佛的根看你要扎哪一個根你希望有什麼成就。根是目標。

扎根的教育現在念佛道場都在幹我看到很歡喜。學佛的人,最重要的就是要扎根教育。在念佛道場,修行人人人在扎根、時時在扎根、處處是扎根。你要願意實驗、願意參觀,我們有幾個道場做成功了,你可以來參觀。做詳細比較,哪種教育你能夠感動,哪些人需要扎根,然後回過頭來看看我自己,我自己要不要扎根?扎根之後依根本修,根是十善,本是倫理道德,我們認真跟著老師、古聖先賢這些教導來修行。

時間過得真快我很願意跟同學們在一塊聊聊天把我一生的經驗向大家做個報告。我現在還在學扎根,扎根多麼重要,我也勸人扎根。謝謝大家!

文摘恭錄 法音宣流第十一集  2020/4/7  台南極樂寺